Sorry, this blog wont be not updated anymore

September 15th, 2007 by koinejc

Dear friends,
I guess this will be my last post. I found goodreads.com, and I feel that that’s where I and my rants belong. So, catch me and my reviews at goodreads.com. Add me as your friend at http://www.goodreads.com/user/show/283735
Bye, bye, see you at goodreads

james

BOIKOT ASTRO!!!

August 10th, 2007 by koinejc

Gue lagi sebel.

Gue sudah ngikutin MU sejak 1994, jamannya Paul Ince sama Eric Cantona dulu, waktu Ryan Giggs masih imut-imut. Gue masih inget gimana g lompat-lompat kayak orang gila subuh2 waktu MU ngalahin Bayern (eh, itu bukan EPL ya, tapi Champions Cup, salah memori).
Tanpa terputus, EPL nyaris jadi sarapan mingguan gue.

Tapi sekarang Astro membeli hak eksklusif penayangan EPL di Indonesia, padahal ditayangin juga via ESPN dan Star Sports (yang sebenarnya juga ditayangin Indovision dan Kabelvision). Artinya, besok g ga bisa nonton EPL lagi di Indovision. hiks hiks hiks.

Apakah ini berarti gue segera tinggalkan langganan Indovision dan langsung pindah langganan ke Astro?

TIDAKKK!!!!

Ga sudi gue memperkaya bajingan-bajingan malaysia itu kalau mereka caranya pakai monopoli. Moga-moga Astro cepat bangkrut dan EPL bisa ditayangkan di channel-channel lain, baik yang gratisan maupun berbayar, dalam beberapa tahun ke depan. Sok-sokan monopoli, mending siap jaringan nasional. Mampus kau Astro!

EPL? Apaan tuh? Gara-gara Astro sudah lupa tuh!!!

BOIKOT ASTRO!!! MERDEKA!!!

bener banget!!!

June 24th, 2007 by koinejc

"Well, you’re in your little room and you’re working on something good

But if it’s really good you’re gonna need a bigger room

And when you’re in the bigger room you might not know what to do

You might have to think of how you got started sitting in your little room."

– "Little Room," the White Stripes, White Blood Cells, 2001.

“The Walking Dead” ruleZz!!!

June 20th, 2007 by koinejc

Gile, komik The Walking Dead keren banget. Jilid 1-37 ludes gw lahap hanya dalam tiga hari, itupun banyak diselak oleh berbagai macam hal, maklum harus cari makan. Salut utk buat Robert Kirkman dll.

Wonderful

June 20th, 2007 by koinejc

Is it any wonder that
Love is wonderful?
It’s supposed to make you wonder
About everything
There is to love
About your love.
When you cease to wonder,
You stopped loving.
Then love is not so wonderful
And ceases to be love
At all.

“mencuri” itu enak?

June 10th, 2007 by koinejc

Bayangkan skenario ini. Anda sedang mempersiapkan makalah/skripsi. Anda punya ambisi besar, entah karena Anda memang menyukai/meminati topik makalah itu, ingin menyenangkan dosen (apalagi kalo dosennya cuakepnya muinta uampunn, masih jomblo pula), menyenangkan inang di kampung dengan laporan IPK 4,0, atau apalah. Tapi apa daya perpustakaan kampus Anda jelas nggak layak dibilang yang terbaik di Indonesia. Dan, apa daya pula, secara umum perpus2 kampus di Indonesia memang kurang bisa menyediakan fasilitas maksimal, terutama dalam penyediaan makalah2/artikel2 ilmiah dari jurnal-jurnal kepakaran. Nah, apa lagi yang bisa Anda lakukan?
    Oh iya. Sebelum Anda memarahi dan menyumpah-nyumpahi saya karena paragraf berikutnya (maksudnya, bukan yang sekarang, tapi yang entar), saya hanya ingin menegaskan bahwa deskripsi di bawah ini hanyalah gambaran, bukan saran, bukan kutukan, bukan apalah. Saya hanya bermaksud mendeskripsikan jalan tertentu yang diambil orang-orang tertentu untuk menyiasati skenario seperti di atas, demi memperoleh akses kepada data-data kepakaran terbaik (uh, seharusnya saya ga pake kata ‘terbaik’, kesannya terlalu pro ya?), eh maksudnya, yang agak sedikit lebih luas dari yang tersedia di perpus sendiri. Ada juga yang bahkan berideologi, "Kan kita ud dijajah 350 tahun, gantian sekarang." Terserahlah. Melalui posting ini, saya juga ga mengiakan (ataupun menyangkal) bahwa saya pernah melakukan hal seperti di bawah ini. Satu-satunya hal yang saya akui dari posting ini hanyalah, "Kuper banget sih gw kok info ud dari awal 2007 gene baru tahu sekarang."
    Nah, setelah semuanya selesai, inilah paragraf di maksud. Nggak panjang kok. Isinya cuma demikian: beberapa orang menyiasati skenario di atas dengan mengikuti langkah-langkah seperti tercantum di laman-laman berikut ini:

http://infojournal.blog.co.uk/2007/04/10/informasi_seputar_jurnal_asing~2062876

dan

http://elfinainsight3.blog.com/

Sekali lagi, saya tidak bertanggung jawab atas efek-efek yang mungkin akan/sedang/telah terjadi seandainya tangan Anda mengklik tautan2 di atas, dan terus mengklik dan mengklik dan mengklik dan mengklik …. Sekali lagi sekali lagi, di sini saya cuma bercerita. Kesimpulan Anda atas cerita ini, ya tanggung jawab Anda sendiri. Langkah-langkah yang Anda ambil berdasarkan kesimpulan Anda atas cerita saya ini, ya jelas-jelas tanggung jawab Anda. Udah gede kan? Kalo masih kecil unsubscribe dari friendster sana!

    Demikianlah paragraf yang kontroversial itu. Semoga saya ga dimaki-maki Anda karenanya. Paragraf ini adalah penutup posting ini. Singkat kan, cuma empat paragraf? Kalo Anda makin penasaran dan bertanya-tanya, "Kayak gitu nyuri ga seeh??" atau "Halal ga ya?" jawaban saya adalah, "Jawablah berdasarkan wawasan dari mata kuliah etika yang Anda ambil dulu." Nggak pernah ngambil kuliah etika? "Cucian deh loe." Paragraf penutup ini habis di sini.

Manusia pereka kata

May 2nd, 2007 by koinejc

Manusia pereka kata

Manusia tak bisa
dipercaya

Kata pun tak bisa
dipercaya

Karena cuma rekaan
manusia

Pun kata-kata yang
Anda baca

Walau semuanya bernas
makna

Karena sayalah
pereka-rekanya

Jangan percaya begitu
saja

Saya juga manusia

Sama seperti Anda

Tak bisa dipercaya

Hahahahaha

Jakarta, 2 Mei 2007.
Buat temanku yg ultah besok

The world is not a lonely place

April 11th, 2007 by koinejc

The world is not a lonely place;
it greets everyone with a mile-wide smile.
Yet it feeds on loneliness;
it feasts on yours and mine.

Alas, there’s a great party going.
The world IS, and still IS
the greatest party ever.
You and me can be sure of this, though:
you and me are IN this party.
Great, right?

Now whose party is this? What kind of party is this?
I’m sure it’s fun, but fun for whom?
Who are we, and who is everybody?
Are we the host, the guests, or neither?
Are we the security people checking each guess for uninvited faces,
or are we the unwanted people they tried so hard to keep out?
Or perhaps we are nothing but
tidbits and snacks served up on some corner table:
delectable, desirable, and dead.

‘The world is a sad and lonely place,’ they said.
That’s a blatant lie, and there is no greater lie than that.
Here’s the truth, the whole truth, and nothing but the truth:
The world is partying, and they’re partying at our expense.

Don’t be lonely!
Never let yourself think that you are lonely!
You’re not the only one.
You are not alone.

© 2007, James Pantou

Mark Yaconelli - Contemplative Youth Ministry (1)

November 14th, 2006 by koinejc

resensi ini ditujukan buat rekan-rekan Kristen yang punya panggilan dan minat terhadap pelayanan remaja.

Penulis: Mark Yaconelli
Judul: Contemplative Youth Ministry: Practicing the Presence of Jesus
Penerbit: Zondervan
Tahun terbit: 2006
ISBN: 0310267773
Sampul: hardcover
Harga: di alibris g beli US$ 13.46

Apa elemen paling penting dari pelayanan remaja? Sebagian orang menjawab pengajaran yang benar, sementara yang lain menjawab, FUN dan kebebasan berekspresi! Dan realitas yang kita hadapi di Indonesia ini memang demikian: makin banyak gereja yang terjebak pada salah satu dari dua kubu di atas.
Resensi ini hendak membahas buku radikal ini entah dalam beberapa bagian. Semoga keburu.

Buku ini ditujukan bagi semua orang yang terlibat di dalam pelayanan remaja, terutama kalangan pasca-remaja. Artinya, para pelaku pelayanan remaja yang bukan remaja lagi tetapi tetap aktif di dalam pelayanan remaja, baik yang baru mulai kuliah hingga yang sudah lansia, baik yang tidak berpendidikan teologi hingga yang berpendidikan teologi, dan dari yang terlibat secara langsung dengan pelayanan remaja maupun yang berkepentingan walaupun tidak terlibat langsung (mis. orang tua, majelis, pendeta jemaat, jemaat awam, dll).

Baru di lembar pertama bag. Introduksinya kita sudah dihajar dengan tiga krisis parah dalam pelayanan remaja. Kebanyakan orang-orang yang hendak berbagi iman dengan remaja:

- don’t know how to be with our kids (tidak tahu bagaimana cara sungguh-sungguh hadir bersama anak-anak remaja kita)
- don’t know how to be with ourselves (tidak tahu bagaimana cara sungguh-sungguh hadir bersama diri kita sendiri)
- don’t know how to be with God (tidak tahu bagaimana cara sungguh-sungguh hadir bersama Allah). [hlm. 19].

Akibatnya, pelayanan remaja kerap terjerumus ke dalam lingkaran kecanggungan, kebingungan, kesalahpahaman, keterasingan, dst. Buku ini ditulis sebagai tantangan sekaligus jawaban terhadap masalah ini: caranya dengan mengusung sebuah sudut pandang baru, yaitu pendekatan kontemplatif bagi pelayanan remaja.

Apa itu contemplative youth ministry? Demikian definisi singkat Mark: “Contemplative youth ministry is an invitation to slow down and receive the young people in our lives. It’s a reminder that what youth need most are people who know how to be present to God and present to others.” (terj. bebas: pelayanan remaja kontemplatif adalah sehelai undangan untuk melambatkan diri dan menyambut kaum muda ke dalam kehidupan kita. Ia menjadi pengingat bahwa hal yang paling dibutuhkan kaum muda saat ini adalah orang-orang yang tahu bagaimana cara sungguh-sungguh hadir bersama Allah dan juga sungguh-sungguh hadir bersama orang lain”). Implikasi dari model pelayanan remaja seperti ini sungguh luar biasa.

Penasaran? Beberapa hari lagi akan g lanjutkan ;)

Max Brooks - Zombie Survival Guide

November 14th, 2006 by koinejc

emang enak ditakut-takutin? :) tapi, ternyata industri bikin takut orang itu lebih besar dari yang pernah gue bayangkan sebelumnya. Nah, sebagai balas dendam setelah puasa nge-blog selama beberapa lama, berikut ini review g tentang bukunya Max Brooks (anaknya Mel Brooks, kalo elo pernah tau yang namanya Saturday Night Live) yang bertajuk Zombie Survival Guide: Complete Protection from the Living Dead.

Zombie memang sosok yang menakutkan. Salah satu kenangan masa kecil gue yang suram adalah ketika gue dan adik gue by accident meminjam film terakhir dari trilogi legendarisnya George A. Romero itu (sebelum The Land of the Dead keluar, tentu saja), yaitu, eng ing eng, The Day of the Dead. Wah, gue inget banget, ngeliat kaset betamax yang berwarna biru itu aja gue ud ngeri. Max Brooks, si penulis buku ini, pun pernah berujar dalam sebuah wawancara online bahwa “Zombies scared the crap out of me.” Walaupun begitu, genre cerita zombie rupanya ga pernah habis. Dan pada tahun 2003, setelah hiruk-pikuk penerbitan buku2 survival guide yang terkait erat dengan kepanikan menjelang Y2K dan pasca-911, Max Brooks menulis sebuah buku parodi terhadap buku-buku survivalist tersebut. Bukan cara menyelamatkan diri dari kekacauan dunia pasca-Y2K, bukan menghadapi bencana alam, serangan teroris, dll., tetapi, karena wabah virus mematikan, solanum (ini sebenarnya nama virus yang menyerang kentang, bukan manusia [berkepala kentang]), berikut buahnya, yaitu zombie-zombie tak bernyawa tapi belum benar-benar mati, yang sangat antusias untuk berkenalan dengan elo, luar DALAM!!! huahahaha (insert suara ketawa menyeramkan, boleh suara elo sendiri, boleh juga minta bantuan orang lain)

Parodi yang disajikan Max Brooks memang bukan model-model seperti Candide-nya Voltaire yang bisa bikin kita ngakak beberapa kali hanya dalam dua-tiga halaman. Bukan, model parodi yang ditampilkan buku ini justru nggak akan membuat elo ketawa ngakak, tetapi ketawa meringis sambil garuk-garuk kepala (kadang-kadang sambil merinding juga). Nada tulisan buku ini benar-benar serius, sehingga kita benar-benar dibawa ke sebuah semesta di mana wabah zombie adalah sebuah keniscayaan, bukan takhyul ;) Elo bakalan diajak memikirkan apakah rumah elo emang sudah aman kalau tiba-tiba muncul zombie infestation di seputar kawasan, say … Jatinegara atau Grogol misalnya. Elo diajak berpikir, memikirkan tanpa sadar saran-saran yang disampaikan buku ini, lalu mencoba mengaplikasikannya dengan dunia sekitar elo, dan tiba-tiba elo terkekeh sendiri, ah, geblek, kan nggak ada tuh yang namanya zombie. Tapi, tadi suara keseret-seret itu apa ya? Kok anjing2 tetangga tiba-tiba pada diam semua? Nah, ahem, ‘kelucuan’ parodis model seperti inilah yang dijanjikan oleh buku ini. Jadi, kalo elo lebih suka ketawa ngakak, ya mendingan nonton Extravaganza aja. Tapi, kalau elo merasa ‘kelucuan’ model begini yang lagi elo pengin nikmati, atau elo emang pada dasarnya mudah penasaran, yah …

Okay, biarlah daftar isinya (yang sayangnya belum sempat gue terjemahkan) bisa membantu elo membayangkan isinya.

Introduction

THE UNDEAD: MYTHS AND REALITIES
Solanum: The Virus
Source . . . Symptoms . . . Transference . . . Cross-Species Infection . . . Treatment . . . Reanimating the Already Deceased

Zombie Attributes
Physical Abilities . . . Behavioral Patterns
The Voodoo Zombie
The Hollywood Zombie

Outbreaks
Class 1 . . . Class 2 . . . Class 3 . . . Class 4
Detection

WEAPONS AND COMBAT TECHNIQUES

GENERAL RULES

Obey the Law! . . . Train Constantly . . . Care for Your Tools . . . Beware Display Items . . . Develop the First Weapon

Close Combat
Bludgeons . . . Edged Weapons . . . Miscellaneous Hand Weapons . . . Power Tools

Slings and Arrows
The Sling . . . The Slingshot . . . The Blowgun . . . Shuriken . . . Throwing Knives . . . The Long or Compact Bow . . . The Crossbow . . . The Hand Bow

Firearms
The Heavy Machine Gun . . . The Submachine Gun . . . The Assault Rifle . . . The Bolt-/Lever-Action Rifle . . . The Semiautomatic Rifle . . . The Shotgun . . . The Pistol . . . ..22-Caliber Rimfire Weapons . . . Accessories

Explosives
Fire
Molotov Cocktails . . . Dousing . . . The Blowtorch . . . The Flamethrower

Other Weapons
Acid . . . Poison . . . Biological Warfare . . . Zoological Warfare . . . Electrocution . . . Radiation . . . Genetic Warfare . . . Nanotherapy

Armor
Plate Mail . . . Chain Mail . . . The Shark Suit . . . Helmets . . . Bulletproof Vests . . . Kevlar Covers . . . Tight Clothes and Short Hair

ON THE DEFENSE
The Private Residence (Defending Your Home)
Preparation Part I: The Home . . . Preparation Part II: Supplies . . . Surviving an Attack . . . Immediate Defense
Public Spaces
Office Buildings . . . Schools . . . Hospitals . . . Police Stations . . . Retail Stores . . . Supermarkets . . . Shopping Malls . . . Churches . . . Warehouses . . . Piers and Docks . . . Shipyards . . . Banks . . . Cemeteries . . . Capitols and City Halls

GENERAL RULES
The Fortress
Military Complexes . . . Prisons . . . Offshore Oil Rigs

ON THE RUN

GENERAL RULES
One Goal . . . Establish a Destination . . . Gather Intelligence and Plan Your Journey . . . Get in Shape . . . Avoid Large Groups . . . Train Your Group . . . Remain Mobile . . . Remain Invisible . . . Look and Listen . . . Sleep! . . . Refrain from Overt Signals . . . Avoid Urban Areas

Equipment
Vehicles
The Sedan . . . The SUV . . . The Truck . . . The Bus . . . The Armored Car . . . The Motorcycle . . . Additional Motor-Vehicle Equipment . . . Alternate Road Transportation

Terrain Types
Forest (Temperate/Tropical) . . . Plains . . . Fields . . . Hills . . . Swamp . . . Tundra . . . Desert . . . Urban

Alternate Means of Transportation
By Air . . . By Water

GENERAL RULES
Know Your Waterway . . . Stay in Deep Water . . . Don’t Skimp on Supplies . . . Watch Your Anchor Line!

ON THE ATTACK

GENERAL RULES
Collective Response . . . Keep Discipline . . . Be Alert . . . Use Guides . . . Have a Base, Have Support . . . Use Daylight . . . Plan Your Escape . . . Let Them Come to You . . . Knock! . . . Be Thorough . . . Maintain Communication . . . Kill and Listen . . . Dispose of All Bodies . . . Incendiary Control . . . Never Go Off Alone!

Weapons and Gear

Transportation

Terrain Types
Forest . . . Plains . . . Fields . . . Tundra . . . Hills . . . Desert . . . Urban . . . Jungle . . . Swamp

Strategies
Lure and Destroy . . . The Barricade . . . The Tower . . . Mobile Tower . . . The Cage . . . The Tank . . . The Stampede . . . Motorized Sweep . . . Airborne Sweep . . . The Firestorm . . . Underwater Battles

LIVING IN AN UNDEAD WORLD

The Undead World
Starting Over

GENERAL RULES
Assemble a Group . . . Study, Study, Study! . . . Wean Yourself Off Luxury Items . . . Remain Vigilant . . . To the Ends of the Earth! . . . Know Your Location . . . Become an Expert . . . Plan Your Route . . . Plan B-C-D-E! . . . List Your Gear, Be Ready to Shop . . . Construct Defenses . . . Plan an Escape Route . . . Be on Guard . . . Remain Concealed . . . Remain Isolated

Terrain Types
Desert . . . Mountains . . . Jungle . . . Temperate Forests . . . Tundra . . . Polar . . . Islands . . . Living by Sea

Duration

Then What?

RECORDED ATTACKS

Bagian terakhir ini, Recorded Attacks, benar-benar membuat kita ‘ketagihan’ eh penasaran, terserahlah. Beberapa situs memuat beberapa contohnya (bisa meng-google sendiri kan?).

Terakhir, kenapa gue begitu bersemangat sama buku ini? Karena Max Brooks menulis satu buku lagi (kali ini berformat novel berformat sejarah lisan, kewl!) juga tentang zombie, yaitu World War Z: An Oral History of the Zombie War.(Gue yakin kenikmatan membaca buku ini akan berkurang bila kita belum membaca Zombie Survival Guide). Kebetulan pesanan g lagi dalam perjalanan. Jadi, semoga dalam satu-dua minggu ke depan gue sudah bisa mengulas buku keren yang baru diterbitkan pada bulan September tahun ini, yang hak pembuatan filmnya rupanya sudah dibeli oleh perusahaannya Kang Brad Pitt, dan rencananya akan difilmkan pada tahun 2008! Sampai posting selanjutnya.